Program Indonesia Sehat dan Kepedulian Terhadap Sesama

Gambar. Lokasi kegiatan bakti sosial kesehatan di sebuah sekolah di Ujung Alang

Indonesia Sehat merupakan sebuah program yang dikemas dalam bentuk bakti sosial kesehatan. Sasaran prioritas program ini adalah masyarakat ekonomi lemah (kaum dhuafa) dan penduduk daerah pedalaman yang selama ini belum merasakan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang memadai.

Kegiatan yang termasuk bagian dari rangkaian program PKL-PD2M Ma’had Minhajul Atsar (Ma’had As-Salafy) Jember ini merupakan kerja sama antara ma’had (pondok pesantren) dengan pemerintah demi meringankan beban kaum dhuafa sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Setiap program ini akan dijalankan, pihak ma’had senantiasa berkoordinasi dengan instansi terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas setempat, hingga aparat desa dan ketua RT di lingkungan tempat terselenggarakannya kegiatan ini. Alhamdulillah selama ini pemerintah telah memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, tim PKL-PD2M Ma’had Minhajul Atsar menjalin kerjasama dengan petugas dan tim medis yang tergabung dalam KKM (Komunitas Kesehatan Muslim) KISWAH, sebuah komunitas yang terdiri dari para dokter, tenaga paramedis, herbalis, dan praktisi kesehatan muslim yang lain. Komunitas yang memiliki komitmen berdakwah melalui kesehatan itu, insya Allah akan mengadakan bakti sosial kesehatan hari ini, Ahad 29 Januari 2017 di Kampung Laut.

Ada satu hal menarik yang barangkali belum terbayang di benak kita masing-masing. Apa sebenarnya motivasi yang melatarbelakangi diadakannya bakti sosial semacam ini?

Untuk apa para dokter dan tim medis lainnya harus bersusah payah menempuh medan yang berat untuk sampai ke pelosok daerah, kemudian memeriksa dan mengobati penduduk yang sakit secara cuma-cuma?

Tidak ada yang memberikan upah dan imbalan kepada mereka sepeser pun, bahkan merekalah yang harus merogoh kantongnya dalam-dalam demi mewujudkan kegiatan ini. Biaya akomodasi dan pengadaan obat-obatan ditanggung sendiri. Mengapa mereka mau seperti itu?

Kepedulian terhadap sesama, nampaknya itulah yang menjadi motivasi spiritual mereka. Yang demikian itu karena kepedulian terhadap saudara seiman dijadikan tolok ukur kesempurnaan iman oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda (artinya),

“Tidak sempurna keimanan salah seorang di antara kalian, sampai ia mencintai untuk saudaranya, sesuatu yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Jika dirinya ingin sebuah kebaikan, maka ia pun ingin agar kebaikan tersebut juga ada pada orang lain. Dalam bidang apapun. Jika dirinya ingin sehat, maka ia ingin pula saudaranya sehat.

Sebab, muslim satu dengan muslim lainnya ibarat satu jasad. Satu  anggota saja mengalami sakit, yang lain ikut merasakannya.

Termasuk di Kampung Laut, dijumpai warga yang mengalaminya berbagai penyakit kronis. Hipertensi, maag, malaria, penyakit kulit dan lain-lain.

Mereka sakit, butuh uluran tangan kita semua. Inilah yang mendorong tim dokter yang tergabung dalam KKM KISWAH untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan baksos kesehatan di Kampung Laut, bekerjasama dengan thullab (santri) Ma’had Minhajul Atsar Jember yang sedang menjalani PKL di sana.

Kegiatan seperti ini patut dijadikan contoh. Barangkali masih banyak saudara kita semisal di Kampung Laut yang menderita sakit dan belum tertangani secara optimal. Tentu ini menjadi penempa kepedulian kita. Orang itu butuh untuk kita kunjungi. Bisa jadi, orang-orang yang seperti itu sekarang tinggal di sekitar rumah Anda.

Akhirnya, kepada seluruh tim yang terjun di kegiatan baksos kesehatan hari ini, kami mengucapkan selamat bertugas. Semoga lancar dan diberi taufiq oleh Allah subhanahu wata’ala untuk senantiasa ikhlas, baik ketika sebelum, sedang, maupun setelah menjalani kegiatan ini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *