SEMANGAT MELANJUTKAN PERJUANGAN

Alhamdulillah, perjuangan pertama dalam upaya menumpas salah satu musuh besar islam, yang juga merupakan musuh bebuyutan negeri ini, yaitu kaum komunis telah sukses dijalankan. Upaya penanggulangan dan pemberantasan komunisme tahap awal melalui program Tebar Media Bertema Komunisme berjalan lancar. Sekitar 2.450 eksemplar majalah Asy Syari’ah edisi khusus bertajuk Awas Komunisme bangkit Kembali telah dibagikan dalam waktu satu hari saja kepada seluruh jajaran Muspida dan Muspika se-Kabupaten Jember (341 instansi di 31 kecamatan se-Kabupaten Jember).

Tentunya hal tersebut bukan tanpa perjuangan dan pengorbanan, telah sampai berita, bahwa sebagian tim penyebar media mengalami beberapa kejadian menarik dan menegangkan. Salah satunya kisah beberapa ikhwah (saudara sesama muslim) tim Tebar Media yang hampir pingsan menahan kelelahan dan rasa lapar yang sangat saat berjuang bersama ikhwah lain untuk menyebar media. Penyebaran media tahap I yang dilakukan di bulan Ramadhan memang membutuhkan semangat juang yang tinggi, karena tentunya berkeliling kota Jember dengan menahan rasa haus dan lapar puasa/shaum bukanlah hal yang mudah. Kejadian unik seperti hampir pingsan, pusing berat, lemas, salah alamat dan semisalnya tak bisa terelakkan.

Sebagian ikwah juga harus ekstra sabar ketika bingkisan media yang dengan susah payah ia antar ke tempat tujuan menerima penolakan sesampainya di tempat yang dituju. Sebab belum adanya perintah/izin dari atasan atau instansi dinas yang mereka bernaung padanya sehingga tidak berani menerima bingkisan tersebut memang suatu hal yang wajar tentunya. Tak kalah menariknya, kisah seorang ikhwah yang baru mulai belajar ilmu agama, mungkin karena berpenampilan agamis dengan memakai jubah, kopiah serta berjenggot ketika mengantarkan bingkisan majalah di salah satu markas TNI di Jember diminta untuk mengisi taklim atau kajian ringkas di tempat tersebut. Permintaan itu membuat ikhwah tersebut yang semula sangat percaya diri menjadi kebingungan karena ia merasa belum mampu untuk menyampaikan kajian kepada mereka. Subhanallah, ini mengingatkan kita akan pentingnya ilmu agama, mengingatkan kita untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu, dan bahwasanya ilmu itu sangat dibutuhkan oleh setiap jiwa terkhusus kalangan awam. Masih banyak lagi tentunya kisah menarik pada Tebar Media Tahap I yang tidak bisa disebutkan karena terbatasnya ruang dan waktu.

Untuk Program Tebar Media Tahap II, masih dengan media yang sama, yaitu majalah Asy Syari’ah edisi khusus bertajuk Awas Komunisme bangkit Kembali ditambah dengan poster hasungan dan ajakan untuk berbuat sesuatu mencegah munculnya komunisme. PENDERMA mengalokasikan media-media tersebut ke instansi pendidikan (Universitas, SMA sederajat, SMP sederajat dan SD) dan pemerintah Desa di 31 Kecamatan se-Kabupaten Jember. Berbekal pengalaman pada program Tebar Media Tahap I, PENDERMA optimis dengan taufik dari Allah subhanahu wa ta’ala kemudian kerja sama tim yang solid, tebar media yang ditujukan kepada hampir 500 instansi kali ini akan berjalan lancar mengikukti jejak pendahulunya. Sekitar pada tanggal 23 Agustus 2016, sejumlah 8.000 eksemplar majalah telah datang dari Penerbit. Tak menunggu waktu lama, segala persiapan Tebar Media mulai dari surat pengantar, penghitungan majalah, penyortiran majalah, pemelastikan majalah, pembungkusan majalah, pengepakan majalah dan lain-lain segera dilakukan.

Tak henti-hentinya lisan ini bersyukur, alhamdulillah dengan kemudahan yang datang dari Allah subhanahu wa ta’ala proses persiapan Tebar Media yang dikerjakan oleh para santri lembagi I’dadi berkolaborasi dengan ikhwah (saudara sesama muslim) lingkungan Ma’had As salafy selesai tepat waktu. Setelah Tim Distribusi Media dibentuk, kemudian dilanjut dengan rapat koordinasi Tim Distribusi, akhirnya diputuskan tebar media dilaksanakan pada hari selasa-rabu tanggal 4-5 Dzulhijjah 1437 H, yang masih berada dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, hari-hari yang amalan-amalan shalih dilipat gandakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang bertepatan dengan tanggal 6-7 September 2016 M.

Hari yang telah ditunggu-tunggu pun tiba, para pejuang dakwah, mujahidin fisabilillah berdatangan menuju kantor PENDERMA untuk mendapatkan amunisi perangnya, mereka tidak sabar untuk menyerang musuh-musuh Allah subhanahu wa ta’ala, mematikan virus-virus ideologi kotor komunis yang ditebar pada jiwa-jiwa kaum muslimin. Semangat juang yang begitu tinggi untuk menjaga ketinggian islam sekaligus menjaga keutuhan NKRI dari ancaman kudeta kaum komunis anti-Allah tersebut.

Berangkatlah rombongan ikhwah yang terbagi menjadi 67 tim menuju tempat-tempat target Tebar Media. Beberapa ikhwah mendapat daerah tujuan Tebar Media yang mudah dicapai, sebagian lagi mendapat tempat tujuan Tebar Media yang membutuhkan perjuangan tinggi untuk mencapainya, menaiki bukit, menyusuri pesawahan dan perkebunan untuk mencapai lokasi. Bahkan saking rumitnya beberapa tempat tidak berhasil ditemukan. Tidak jarang beberapa ikhwah harus benar-benar memfokuskan konsentrasinya mengendarai motornya agar tidak jatuh ketika melewati medan yang sempit, licin dan berlumpur. Tantangan-tantangan itu pun dengan mudah dilewati, berbekal keikhlasan dan semangat membara berlomba melakukan amalan-amalan salih di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang penuh barakah.

Ada juga beberapa ikhwah yang benar-benar menikmati perjalanannya, dimanjakan dengan pemandangan pantai dan pepohonan yang begitu indah menyejukkan mata, serta angin sepoi-sepoi yang membelai-belai jiwa. Sambutan hangat dari penerima media pun menambah nikmatnya perjuangan kali ini. Walhamdulillah.

Hari pertama telah terlewati, sekitar 85% media telah tersebar, kemudian hari ke dua menutup program Tebar Media Tahap II. Masing-masing tim merasa bangga dan senang telah berbuat sesuatu untuk agama dan negerinya. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memudahkan terselesaikannya amalan yang besar ini. PENDERMA merasakan betapa beratnya perjuangan dakwah ini, medan yang terjal dan berliku harus siap dilewati untuk meninggikan kalimat Allah subhanahu wa ta’ala. Namun kita juga yakin, tidak ada sesuatu yang berat jika Allah subhanahu wa ta’ala menghendaki kemudahan padanya.

Tentunya, selesainya Program Tebar Media Tahap II bukanlah kesudahan dari semuanya. Perjuangan dakwah terus berlanjut dan berlanjut, sampai kita bertemu Allah subhanahu wa ta’ala kelak sebagai hambanya yang mati dalam perjuangannya membela agama Allah subhanahu wa ta’ala.

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan kita taufik untuk tetap istiqamah di atas al haq, istiqamah dalam perjuangan dakwah islam.

NB: Dapatkan Majalah Secara Gratis Di: 085 236 524 041
(Diutamakan Wilayah Jember)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *