Doa Mohon Petunjuk, Ketakwaan, Dan Kecukupan Diri

Di antara doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam munajat beliau kepada Allah adalah,

 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

 

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, diri yang terjaga,dan kecukupan.” (HR. Muslim, no. 6842)

 

An-Nawawi rahimahullahu berkata:
“Al-‘Afaf adalah menjaga dan
menahan diri dari perkara-perkara yang tidak diperbolehkan (oleh syariat). Al-Ghina adalah kecukupan jiwa dari orang lain dan segala yang ada di tangan-tangan mereka (yakni harta mereka).” (SyarhShahih Muslim, 17/43).

Betapa penting hal-hal yang terkandung dalam doa tersebut. Jika manusia terbaik dan pemimpin para nabi saja memohon kepada Rabbnya hal-hal tersebut, maka tentu kita lebih pantas untuk terus mengulang-ulang doa tersebut di berbagai kesempatan kita untuk berdoa. Semoga Allah ta’ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, mendapat petunjuk, bisa menjaga diri dan merasa cukup kepada Allah ta’ala.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.