MERETAS ASA MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN

Rajegwesi.

Ya. Demikianlah teluk eksotis dibagian luar wilayah Taman Nasional Meru Betiri.

Seorang ibu nampak menyiapkan jaring dan perangkap udang lobster bersama sang suami. Mendorong gerobak roda dua ditumpangi perahu bersayab kanan dan kiri (jukung) ke bibir pantai.

Mesin perahu menyala disusul kemudian teman-teman nelayan mengarahkan ke samudra. Kebersamaan, semangat , kesabaran kental terasa.

Sang istri turun mengantar ke samudra tak peduli air membasahi separuh badan mengiringi kepergian suami dengan pandangan mata berharap akan kemurahan pencipta tersirat seakan sepenggal doa mengembalikan suaminya beserta hasil usaha.

Sesaat sang suami dengan jeli menghitung saat tepat memacu mesin, melesat, perahu menerjang ombak yang datang bertubi sampailah ketengah lenyaplah kegalauan sang istri. Potret keluarga nelayan sehari hari.

Begitulah. Asa, haru, harapan, kebersamaan menjadi pelajaran kami di sore itu.

Anak anak mereka?

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.