Salafy itu Unik, Salafy itu Menarik

Program Baksos Kesehatan Peduli Umat 2019 yang diadakan oleh Ma’had Minhajul Atsar Jember telah usai. Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik darinya. Pelajaran keikhlasan, kepedulian, kerja sama, tolong-menolong, tanggung jawab, memahami kekurangan yang lain, dan banyak lagi.

Agar diketahui, baksos tersebut diikuti oleh mayoritas warga Kranjingan dan Wirowongso, walaupun ada juga yang dari desa-desa lain. Dokter partisipan meliputi dokter spesialis mata, dr. Fredy, Sp.M dengan 8 timnya, dr. Luthfi, Sp.PD, dr. Ramzy, Sp.A dan para dokter serta tenaga para medis lainnya.

Momen baksos juga dihadiri oleh perwakilan Muspika Kec. Ajung dan Sumbersari serta direktur Puskesmas Gladak Pakem. Danramil Sumbersari, Sardi, disertai dengan Babinsa Kranjingan, Lasiman. Kanit Intel Polsek Jenggawah, Misyanto, disertai Babinsa Wirowongso, Samsul Arifin, menjadi tamu kehormatan acara ini.

Para pejabat militer tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap program sosial kesehatan ini. Bahkan salah satunya mengatakan,

“Salafy itu unik, Salafy itu menarik. Sering mengadakan program baksos tanpa ada tendensi dan kepentingan sama sekali.”

Ucapan itu disampaikan saat beliau pamit dari acara.

Sebuah pemandangan menarik yang juga perlu diangkat di sini adalah kehadiran dr. Adi, direktur Puskesmas Gladak Pakem. Bukan sekedar apresiasi, tetapi beliau menyatakan, akan membantu pasien-pasien yang perlu dilakukan follow up.

“Jangan khawatir biayanya,”

pungkasnya.

Ungkapan yang membuat panitia baksos sangat bahagia.

“Ini yang dimaksud dengan sinergi!”

beber salah satu panitia. Tercatat ada 37 pasien yang perlu di-follow up. Untuk wilayah Wirowongso, follow up akan dihandel oleh Mahmud dan Najib. Sedangkan untuk Kranjingan akan dibantu oleh Abu Haikal dan Abu Ridha.

Kedua puskesmas telah siap menyambut. Ketua panitia, dr. Ramzy, Sp.A telah menghubungi dr. Tunsia selaku direktur Puskesmas Ajung.

Kehadiran dr. Ariyadi, Sp.J juga menambah gairah panitia. Tanpa disangka-sangka dokter spesialis jantung ini menyempatkan diri untuk hadir.

“Insyaallah jika ada baksos lagi, saya akan ikut. Ini luar biasa!”

Papar dokter lulusan Unair dan Unibraw ini.

Ya Allah, kalau bukan karena izin dan pertolongan-Mu Baksos Peduli Umat 2019 tidak akan berjalan selancar ini. Bagaimana tidak, banyak kendala yang menyertai perjalanan persiapan baksos ini, seperti kendala perizinan tempat dsb. Tetapi selama masih ada pagi setelah malam, kami yakin akan ada kemudahan setelah kesulitan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.